Kereta api Anggrek
Kereta api Anggrek adalah layanan kereta api kelas eksekutif dan suite yang dioperasikan oleh Kereta Api Indonesia, menempuh rute Surabaya Pasarturi–Gambir melalui lintas utara Jawa sejauh 720 km dalam waktu sekitar 7 jam 45 menit. Nama ini resmi digunakan pada 9 Mei 2026, menggantikan jenama sebelumnya, Argo Bromo Anggrek, di mana kata "Bromo" diambil dari Gunung Bromo dan "Anggrek" merujuk pada bunga anggrek (Orchidaceae). Sejarahnya berawal dari gagasan B. J. Habibie pada 1992 untuk menciptakan kereta cepat, yang diwujudkan melalui program JS950 dan diuji coba pertama kali sebagai kereta Suryajaya pada 10 Desember 1994. Program tersebut kemudian diresmikan oleh Presiden Soeharto pada 31 Juli 1995 sebagai JS950 Argo Bromo, namun operasinya dihentikan pada awal 2000-an dan rangkaiannya dialihkan untuk kereta Bima. Sebagai penerusnya, Argo Bromo Anggrek diluncurkan pada 24 September 1997 dengan menggunakan bogie canggih Alstom CL243, yang menjadi cikal bakal layanan Anggrek yang kini menjadi salah satu kereta antarkota unggulan di Indonesia.
Source: Kereta api Anggrek — Wikipedia · Summary by RollWiki AI · Language: Indonesian