Program nuklir Iran

Berikut adalah ringkasan komprehensif mengenai program nuklir Iran:

Program nuklir Iran mencakup PLTN Bushehr, tambang uranium, serta fasilitas pengayaan uranium, yang secara resmi dinyatakan murni untuk tujuan damai sesuai keanggotaannya dalam Perjanjian Nonproliferasi Nuklir (NPT). Meski demikian, program ini menuai kontroversi besar karena Israel dan Amerika Serikat mencurigai Iran diam-diam mengembangkan senjata nuklir, sehingga memicu sanksi ekonomi dari AS dan Uni Eropa. Sejarahnya dimulai pada tahun 1950-an di era Dinasti Pahlavi dengan bantuan AS melalui program Atom untuk Perdamaian, namun kerja sama Barat terhenti total setelah Revolusi Iran 1979. Sejak 1990-an, Rusia menjadi mitra utama Iran, terutama dalam proyek pembangunan PLTN Bushehr. Kontroversi memuncak pada Agustus 2002 ketika kelompok pemberontak di pengasingan membongkar keberadaan fasilitas nuklir rahasia yang dianggap melanggar NPT yang telah ditandatangani sejak 1968.