Perang Saudara Suriah
Perang saudara Suriah dimulai pada tahun 2011 sebagai bagian dari gelombang protes Arab Spring, dipicu oleh tindakan keras rezim Bashar al-Assad terhadap demonstran, dan dengan cepat berubah menjadi konflik bersenjata yang melibatkan berbagai pihak. Konflik ini melibatkan pasukan pemerintah, Tentara Pembebasan Suriah, Pasukan Demokratik Suriah, serta kelompok ekstremis seperti ISIS dan Front al-Nusra, yang masing-masing mendapat dukungan dari kekuatan asing sehingga sering disebut sebagai perang proksi. Perang ini menimbulkan krisis kemanusiaan yang parah, dengan ratusan ribu korban jiwa (lebih dari 580.000 orang tewas menurut estimasi PBB) dan jutaan warga Suriah mengungsi ke luar negeri, memicu krisis pengungsi besar-besaran di Eropa. Setelah bertahun-tahun konflik dan berbagai upaya perdamaian yang gagal, puncaknya terjadi pada 8 Desember 2024, ketika pasukan pemberontak berhasil merebut ibu kota Damaskus, menyebabkan rezim Ba'ath runtuh dan Presiden Bashar al-Assad melarikan diri ke Moskow. Sepanjang konflik, berbagai pihak dituduh melakukan pelanggaran hak asasi manusia yang berat, termasuk pembantaian terhadap warga sipil, yang memperparah penderitaan rakyat Suriah.
Source: Perang Saudara Suriah — Wikipedia · Summary by RollWiki AI · Language: Indonesian