Komando Operasi Pemulihan Keamanan dan Ketertiban

Kopkamtib (Komando Operasi Pemulihan Keamanan dan Ketertiban) adalah lembaga keamanan internal yang didirikan pada 10 Oktober 1965 oleh Soeharto untuk memulihkan keamanan pasca-peristiwa G30S dan memberantas ideologi komunis. Seiring waktu, perannya meluas menjadi alat kekuasaan Orde Baru untuk mengamankan pemerintah, dengan wewenang melarang unjuk rasa, menangkap tokoh politik, menyensor media, dan mengoordinasi badan intelijen, sehingga dijuluki "lembaga super" dan "jantung kekuasaan Orde Baru". Lembaga ini beroperasi tanpa kontrol publik yang efektif, bahkan tidak disebutkan dalam UU Hankam tahun 1982, dan menjadi inti pemerintahan militer selama 23 tahun. Pada 5 September 1988, Soeharto membubarkan Kopkamtib dan menggantinya dengan Bakorstanas (Badan Koordinasi Bantuan Pemantapan Stabilitas Nasional) yang dikepalai Panglima ABRI. Sepanjang sejarahnya, Kopkamtib menjadi simbol kekuasaan represif Orde Baru yang bertujuan menjamin kelestarian Pancasila dan UUD 1945, namun seringkali melanggar hak-hak sipil.