Krakatau

Krakatau adalah kaldera vulkanik di Selat Sunda antara Jawa dan Sumatra, yang terkenal karena letusan dahsyatnya pada 26–27 Agustus 1883 yang menghancurkan dua pertiga pulau dan menewaskan sedikitnya 36.417 orang, sebagian besar akibat tsunami raksasa. Letusan bersejarah itu memiliki kekuatan setara 200 megaton TNT (sekitar 13.000 kali bom Hiroshima) dan ledakannya terdengar hingga Australia dan Mauritius. Dari kaldera yang terbentuk pada 1883, muncul pulau baru bernama Anak Krakatau pada 1927, yang terus aktif dengan letusan berkala, termasuk keruntuhan besar pada Desember 2018 yang memicu tsunami Selat Sunda. Nama "Krakatau" kemungkinan berasal dari bahasa Sanskerta karka yang berarti "kepiting" atau "lobster", dan telah disebut dalam teks Sunda Kuno Bujangga Manik serta peta Eropa tahun 1611. Aktivitas terbaru Anak Krakatau terjadi pada Juli 2026, dan ketinggiannya berubah drastis dari lebih dari 400 meter pada 2017 menjadi hanya 110 meter setelah keruntuhan 2018.