Siti Walidah

Siti Walidah (3 Januari 1872 – 31 Mei 1946), yang lebih dikenal sebagai Nyai Ahmad Dahlan, adalah tokoh emansipasi perempuan dan istri dari pendiri Muhammadiyah, Ahmad Dahlan. Lahir di Kauman, Yogyakarta dari keluarga ulama, ia menikahi sepupunya dan pada 1914 mendirikan kelompok Sopo Tresno untuk mengajarkan baca-tulis serta mengkaji Al-Qur'an, dengan fokus khusus pada isu-isu perempuan. Kelompok ini kemudian diresmikan menjadi organisasi perempuan Aisyiyah pada 22 April 1917 dengan dirinya sebagai ketua, di mana ia mendirikan sekolah putri, asrama, serta mushola pertama yang menjadi pusat pemberdayaan perempuan dan wadah untuk menentang kawin paksa. Setelah suaminya wafat pada 1923, ia terus aktif dan mencetak sejarah sebagai wanita pertama yang memimpin Kongres Muhammadiyah ke-15 di Surabaya pada 1926, sekaligus menerbitkan majalah Suara Aisyiyah. Hingga akhir hayatnya, ia terus berjuang melindungi siswa dari tekanan pendudukan Jepang dan mendukung para pejuang kemerdekaan, meninggalkan warisan besar bagi gerakan perempuan Islam di Indonesia.