Pengeboman SMA Negeri 72 Jakarta

Pada 7 November 2025, terjadi aksi pengeboman di SMA Negeri 72 Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, yang meledak sekitar pukul 12.15 WIB saat khotbah Jumat berlangsung. Ledakan tersebut melukai sedikitnya 96 orang, mayoritas siswa, dan terduga pelakunya adalah seorang siswa kelas 12 berusia 17 tahun yang juga menjadi korban luka. Polisi yang menerjunkan Brimob dan Densus 88 menemukan dua senjata mainan bertuliskan nama teroris asing seperti Brenton Tarrant dan Alexandre Bissonnette, serta tujuh perangkat peledak di lokasi. Rekaman CCTV mengungkap aksi terencana, di mana pelaku sempat berbincang dengan guru, masuk masjid tanpa alas kaki, lalu memicu ledakan pertama di dalam masjid dan ledakan kedua di kantin. Para korban dievakuasi ke RS YARSI dan RS Islam Jakarta, sementara tiga perangkat peledak yang tidak meledak disita untuk penyelidikan lebih lanjut. Laporan awal sempat keliru mengaitkan ledakan tersebut, namun polisi kemudian mengonfirmasi bahwa pelaku adalah siswa sekolah itu sendiri.