Gempa bumi dan tsunami Flores 1992
Gempa bumi dan tsunami Flores 1992 adalah salah satu bencana alam paling mematikan di Indonesia, terjadi pada Sabtu, 12 Desember 1992 dengan kekuatan 7,8 magnitudo di lepas pantai Flores. Guncangan hebat yang berpusat 35 km barat laut Maumere ini memicu longsor bawah laut yang menghasilkan tsunami setinggi hingga 26 meter di Desa Riangkroko, menghancurkan pesisir dan menewaskan sedikitnya 2.500 orang, termasuk 1.490 di Maumere dan 700 di Pulau Babi. Dampaknya sangat dahsyat, dengan 90% bangunan di Maumere hancur, serta total kerusakan meliputi 18.000 rumah, 113 sekolah, dan 90 tempat ibadah, menyebabkan lebih dari 90.000 orang kehilangan tempat tinggal dan kerugian ekonomi melebihi USD 100 juta. Menariknya, peristiwa ini kurang terdokumentasi di dalam negeri karena hingga tahun 1992 Indonesia belum memiliki ahli tsunami, sehingga riset lebih banyak dilakukan oleh para ahli Jepang. Baru setelah tsunami Aceh tahun 2004, perhatian ilmuwan Indonesia terhadap tsunami terbangkitkan, menjadikan peristiwa Flores 1992 sebagai pelajaran penting dalam sejarah mitigasi bencana di Indonesia.
Source: Gempa bumi dan tsunami Flores 1992 — Wikipedia · Summary by RollWiki AI · Language: Indonesian