Tsunami

Tsunami, yang berasal dari bahasa Jepang berarti "ombak besar di pelabuhan", adalah gelombang air raksasa yang dipicu oleh gangguan dasar laut seperti gempa bumi, longsor, atau letusan gunung berapi. Di laut lepas, gelombang ini melaju sangat cepat (600–900 km/jam) namun rendah dan tak terasa, tetapi saat tiba di pantai, amplitudonya membesar menjadi dinding air setinggi 15–30 meter dengan arus hingga 90 km/jam yang dapat menghancurkan wilayah pesisir. Gempa bumi bawah laut berkekuatan 7,0 magnitudo atau lebih di zona penunjaman adalah pemicu utama, dan sekitar 78% tsunami terjadi di Lingkaran Api Pasifik, dengan Jepang (20%), Rusia, dan Indonesia (masing-masing 8%) mencatatkan kasus terbanyak sejak 1900. Istilah ini berasal dari pengamatan nelayan Jepang, sementara di Indonesia ia dikenal dengan nama lokal seperti ië beuna di Aceh dan smong di Simeulue, membuktikan kearifan lokal dalam mengenali bencana. Untuk mengurangi risiko, teknologi sistem peringatan dini, bangunan tahan tsunami, serta edukasi evakuasi dan rencana darurat menjadi kunci keselamatan bagi masyarakat di daerah rawan.