Bank Maybank Indonesia
Bank Maybank Indonesia Tbk, yang sebelumnya dikenal sebagai Bank Internasional Indonesia (BII), adalah bank swasta devisa terkemuka di Indonesia dan merupakan bagian dari grup Malayan Banking Berhad (Maybank), salah satu penyedia layanan keuangan terbesar di ASEAN. Hingga akhir 2025, bank ini mengoperasikan 10 kantor wilayah, 79 kantor cabang, 175 kantor cabang pembantu, dan 661 ATM di Indonesia, ditambah satu kantor cabang internasional di Mumbai, India. Didirikan pada 15 Mei 1959 oleh Aridi Penjamin dan Jap Ing Hoat, bank ini kemudian diakuisisi 70% sahamnya oleh konglomerat Eka Tjipta Widjaja (Grup Sinar Mas) pada Agustus 1982 dengan harga Rp 13 miliar. Setelah menjadi bank devisa pada 10 November 1988 dan mencatatkan sahamnya di bursa pada 21 November 1989, BII tumbuh pesat menjadi bank swasta terbesar ketiga di Indonesia dengan aset mendekati Rp 10 triliun dan 165 cabang pada pertengahan 1990-an. Bank ini juga dikenal sebagai pelopor internet banking di Indonesia sejak 1998 serta mendirikan berbagai bank patungan dan kantor di luar negeri seperti Singapura dan Tiongkok. Namun, akibat krisis moneter akhir 1990-an, BII masuk dalam program rekapitalisasi pemerintah yang mengubah struktur kepemilikannya, hingga akhirnya diambil alih oleh Maybank dan menjadi Maybank Indonesia seperti sekarang.
Source: Bank Maybank Indonesia — Wikipedia · Summary by RollWiki AI · Language: Indonesian