Bandar Udara Depati Amir
Bandar Udara Depati Amir (PGK) merupakan gerbang udara utama Pulau Bangka yang terletak di Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dan dikelola oleh PT Angkasa Pura II (InJourney Airports). Nama bandara ini diambil dari Depati Amir, seorang Pahlawan Nasional yang memimpin perlawanan terhadap penjajahan Belanda pada abad ke-19.
Sejarah bandara bermula pada tahun 1942 saat Jepang membangunnya sebagai lapangan pertahanan, kemudian namanya resmi diubah dari Pangkalpinang menjadi Depati Amir pada 1999, dan pengelolaannya dialihkan ke Angkasa Pura II sejak 1 Januari 2007. Fasilitasnya berkembang pesat; landasan pacu yang awalnya hanya hamparan rumput diperpanjang bertahap hingga mencapai 2.600 meter pada 2013, sementara terminal lama seluas 2.743 m² sempat mengalami kelebihan kapasitas (overcapacity) sebelum akhirnya direlokasi ke area yang lebih modern.
Ruang udara yang dikendalikan juga meluas drastis dari awalnya hanya 2.500 kaki menjadi 24.500 kaki, dengan pengelolaan navigasi yang kini dipegang oleh AirNav Indonesia sejak 2013. Saat ini, bandara ini melayani penerbangan domestik yang menghubungkan Pulau Bangka dengan Jakarta, Palembang, serta kota-kota strategis lainnya di Indonesia.
Source: Bandar Udara Depati Amir — Wikipedia · Summary by RollWiki AI · Language: Indonesian