Bersiap
Bersiap adalah periode awal Revolusi Nasional Indonesia yang berlangsung penuh kekerasan dan kekacauan, dimulai setelah Proklamasi Kemerdekaan oleh Soekarno pada 17 Agustus 1945 hingga kekosongan kekuasaan sebelum pasukan Belanda resmi tiba pada Maret 1946. Pada masa ini, ribuan warga Eropa, Indo-Eropa, serta kelompok lain yang dianggap pro-Belanda atau anti-revolusi—seperti warga Tionghoa, tawanan perang Jepang, dan orang-orang Maluku, Ambon, serta Jawa—menjadi korban pembunuhan dan kekerasan yang memicu repatriasi paksa serta diaspora besar-besaran ke seluruh dunia. Kekerasan mereda setelah Inggris menarik diri pada 1946 dan Belanda memulihkan militer, namun aksi pembunuhan revolusioner masih berlanjut hingga 1947. Istilah "Bersiap" sendiri berasal dari seruan perang pro-republik "Siap!", yang juga memiliki sebutan lokal lain seperti gedoran di Depok dan gegeran di Jawa Tengah. Pada 2022, sejarawan Bonnie Triyana memicu kontroversi di Belanda dengan menyebut istilah tersebut berkonotasi rasis dan menolak menggunakannya dalam pameran Rijksmuseum, yang kemudian memicu protes dari Federasi Indo Belanda (FIN) hingga tuntutan hukum, meski polisi memutuskan tidak menindaklanjutinya. Kini, istilah "pembunuhan Bersiap" tetap digunakan di Belanda untuk menghindari kebingungan, dan periode ini menjadi pengingat tragis akan kompleksitas transisi kemerdekaan Indonesia.
Source: Bersiap — Wikipedia · Summary by RollWiki AI · Language: Indonesian
Hello from Cyprus ♥️