Unjuk rasa di Indonesia 2025
Sepanjang 2025, Indonesia diguncang gelombang demonstrasi besar yang dijuluki #IndonesiaGelap atau Habislah Gelap Terbitlah Perlawanan, menargetkan kebijakan Presiden Prabowo Subianto dan DPR. Fase pertama dipicu pada 20 Februari 2025 oleh BEM SI, berawal dari protes terhadap program Makan Bergizi Gratis dan Instruksi Presiden Nomor 1/2025 yang memangkas anggaran, dengan tagar #IndonesiaGelap yang meledak hingga 14 juta tweet dalam 24 jam. Protes kembali memanas pada Maret 2025 setelah disahkannya revisi UU TNI yang memperluas posisi sipil untuk prajurit aktif, memicu aksi di gedung DPR/DPRD di berbagai daerah. Gelombang ketiga pecah pada 25 Agustus 2025 dengan tuntutan menolak kenaikan tunjangan anggota DPR, mengkritisi UU kontroversial seperti UU Perampasan Aset, serta menolak kenaikan PBB-P2 di sejumlah daerah, termasuk Pati, Jawa Tengah. Puncak kerusuhan terjadi pada 28 Agustus setelah pengemudi ojek online, Affan Kurniawan, tewas tertabrak kendaraan taktis polisi, memicu bentrokan besar dan aksi solidaritas dari berbagai lapisan masyarakat. Aksi ini juga mengkritik kepemimpinan yang dianggap "matahari kembar" akibat pengaruh Jokowi, melanjutkan kecurigaan publik yang sebelumnya termanifestasi dalam protes Adili Jokowi di Surakarta.
Source: Unjuk rasa di Indonesia 2025 — Wikipedia · Summary by RollWiki AI · Language: Indonesian