Daftar penguasa Gowa
Berikut adalah ringkasan komprehensif mengenai daftar penguasa Gowa:
Daftar penguasa Gowa mencakup dua jalur kepemimpinan: secara tradisional dipimpin oleh Sultan (terakhir Sultan ke-38, Muhammad IV), dan secara administratif dipimpin oleh Bupati Gowa di bawah Provinsi Sulawesi Selatan. Secara historis, penguasa Gowa bergelar Karaeng (raja), namun gelar ini berubah menjadi Sombayya ri Gowa (kaisar) ketika Karaeng Tumapa'risi Kallonna berhasil menyatukan Gowa dan Tallo menjadi Imperium Makassar. Gelar "Somba" resmi dihapuskan setelah kekalahan Imperium Makassar melawan VOC dalam Perang Makassar, yang ditandai dengan ditandatanganinya Perjanjian Bongaya oleh Sultan Hasanuddin, yang tercatat sebagai Somba terakhir. Perjanjian Bongaya membubarkan imperium, melepaskan wilayah di luar Sulawesi, serta memerdekakan kerajaan-kerajaan di dalamnya seperti Bone, Soppeng, Wajo, dan Luwu, yang memicu keberatan banyak raja karena tidak diajak berdiskusi. Akibat perjanjian tersebut, Sultan Hasanuddin diturunkan statusnya dari Somba menjadi Karaeng, dan sejak itu raja-raja Gowa hanya bergelar Karaeng, sementara secara administratif wilayah ini kini dipimpin oleh Bupati Gowa (termasuk adanya Pelaksana Tugas saat masa transisi), dengan era kekuasaan yang terbagi atas Kerajaan Gowa (1300–1593), Kesultanan (sejak 1593), dan era modern.
Source: Daftar penguasa Gowa — Wikipedia · Summary by RollWiki AI · Language: Indonesian
Hello from Cyprus ♥️