Bank Rakyat Indonesia

Berikut ringkasan komprehensif tentang Bank Rakyat Indonesia (BRI):

BRI adalah badan usaha milik negara yang fokus pada perbankan mikro, dengan mayoritas saham dipegang pemerintah melalui Danantara. Hingga 2025, bank ini memiliki 7.385 unit kerja, 10.650 ATM, dan 9.007 CRM di seluruh Indonesia, serta 9 unit luar negeri di enam negara seperti New York, Singapura, dan Timor Leste. Sejarahnya dimulai pada 16 Desember 1895 di Purwokerto oleh Raden Bei Aria Wirjaatmadja dengan nama De Poerwokertosche Hulp en Spaarbank der Inlandsche Hoofden, yang kemudian beberapa kali berganti nama hingga menjadi Bank Rakjat pada masa pendudukan Jepang. Setelah Indonesia merdeka, pada Februari 1946 bank ini resmi menjadi Bank Rakyat Indonesia, sempat berhenti operasi, lalu bergabung dengan Bank Koperasi, Tani dan Nelayan (BKTN) dan Bank Indonesia sebelum akhirnya dipisah kembali pada 1968. Sejak itu, BRI berkembang pesat: menjadi penyalur kredit Bimas (1969), beralih ke kredit mikro komersial (1984), menjadi persero (1992), melantai di bursa (2003), serta melakukan akuisisi strategis seperti BRIsyariah, BRI Agro, dan BRI Life. Inovasi terkini termasuk peluncuran satelit BRIsat (2016) dan layanan Teras BRI Kapal untuk menjangkau masyarakat pesisir.