Bank Mandiri

Berikut ringkasan komprehensif dari artikel Wikipedia tersebut dalam Bahasa Indonesia:

Bank Mandiri didirikan pada 2 Oktober 1998 sebagai bagian dari program restrukturisasi perbankan akibat krisis finansial Asia 1997, dan resmi beroperasi penuh pada 1 Agustus 1999 setelah menggabungkan empat bank milik negara, yaitu Bank Bumi Daya, Bank Dagang Negara, Bank Ekspor Impor Indonesia, dan Bank Pembangunan Indonesia. Pasca merger, bank ini melakukan konsolidasi besar-besaran dengan menutup 194 kantor cabang dan memangkas pegawai dari 26.600 menjadi 17.620 orang, sekaligus mengganti total sistem perbankan yang diwarisi dari para pendahulunya untuk meningkatkan penetrasi di segmen ritel. Perusahaan ini kemudian melantai di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2003, serta terus berekspansi melalui berbagai akuisisi seperti Bank Sinar Harapan Bali (2008) dan Tunas Financindo Sarana (2009), di samping membentuk anak usaha di bidang asuransi (Mandiri Inhealth) dan modal ventura (Mandiri Capital). Kini, bank yang mayoritas sahamnya dimiliki pemerintah ini memiliki jaringan sangat luas, mencakup 139 kantor cabang, 2.014 kantor cabang pembantu, dan 12.972 mesin ATM, serta kantor perwakilan di Shanghai, Singapura, Hong Kong, dan Dili. Bank ini juga melebarkan sayap ke perbankan syariah dengan mengubah Bank Susila Bhakti menjadi Bank Syariah Mandiri, dan berhasil menggeser dominasi kredit korporat menjadi lebih fokus pada kredit UMKM dan ritel hingga mencapai sekitar 42% dari total kredit pada akhir 2009.