Kebakaran hutan dan lahan Way Kambas 2026
Kebakaran hutan dan lahan melanda Taman Nasional Way Kambas (TNWK) di Lampung Timur pada 25–26 Januari 2026, menghanguskan sekitar 2.685,43 hektare kawasan konservasi yang mencakup zona rimba dan rehabilitasi. Peristiwa ini menjadi sorotan nasional karena terjadi di tengah musim penghujan, hanya sehari setelah kunjungan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal yang merumuskan solusi pembatas permanen, sekaligus tindak lanjut pembicaraan Presiden Prabowo Subianto dengan Raja Charles III pada 21 Januari mengenai prioritas pemulihan ekosistem. Insiden ini juga mewarnai ketegangan konflik gajah Sumatera dengan warga, yang memuncak setelah kematian Kepala Desa Darusman akibat serangan gajah pada akhir 2025 dan aksi damai ribuan warga pada pertengahan Januari. Api terdeteksi di enam titik resort pengelolaan (seperti Rawa Bunder dan Toto Projo), dan upaya pemadaman gabungan oleh TNI, Polri, serta mitra konservasi dilakukan bertahap hingga 26 Januari, meski karakter api yang "berlapis" menyulitkan proses pemadaman. Meskipun tidak ditemukan satwa liar yang mati, sejumlah sarang burung terbakar dan vegetasi dominan alang-alang serta semak belukar habis terbakar. Balai TNWK menduga kuat adanya unsur kesengajan karena api muncul bersamaan di berbagai koordinat saat musim hujan, dan investigasi mendalam masih terus berlangsung.
Source: Kebakaran hutan dan lahan Way Kambas 2026 — Wikipedia · Summary by RollWiki AI · Language: Indonesian
Hello from Cyprus ♥️